Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sandi

Dukung Prabowo-Sandiaga, Kubu Romi akan Pidanakan PPP Muktamar Jakarta

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil muktamar Surabaya akan menggiring PPP hasil muktamar Jakarta ke jalur hukum pidana. Bukan karena dukungannya yang berlabuh kepada Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, tetapi karena diklaim sudah memalsukan sejumlah dokumen. Sekjen PPP muktamar Surabaya, Arsul Sani menyatakan, PPP muktamar Jakarta yang dipimpin Humprey Djemat telah menyebar kebohongan karena sudah mengaku sebagai DPP PPP. Padahal, kata Arsul, PPP kubu Humprey sudah memalsukan sejumlah dokumen. "Kami akan mengambil tindakan hukum secara pidana, bukan karena mereka dukung PAS (Prabowo - Sandiaga), tapi karena mereka memalsukan kop surat, stempel dan menyebar kebohongan dengan mengaku sebagai DPP PPP," kata Arsul saat dihubungi wartawan, Tak hanya itu, Arsul menuding Humprey tengah melakoni sandirawa politik. Pernyataan Arsul tersebut diperkuat dengan adanya informasi bahwa istri Humprey, Triana Dewi Seroja Djemat terdaftar sebagai tim pendukung...

Keluarga Pendiri NU Nyatakan Dukungan Saat Bertemu Prabowo - Sandi

ChannelRakyat . Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno bertemu dengan sejumlah anggota keluarga keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018) malam. Dalam pertemuan tersebut, keluarga pendiri NU menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019. "Perwakilan dzurriyah (keturunan) pendiri NU hadir di sini, bertukar pikiran, saling mendukung, saling memahami," ujar KH Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan saat memberikan keterangan seusai pertemuan. Gus Irfan merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asyari. Ayah Gus Irfan, KH Yusuf Hasyim, dikenal sebagai salah satu tokoh NU sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Selain Gus Irfan, hadir pula KH Hasyim Karim atau Gus Aying, KH Fahmi Amrullah atau Gus Fahmi dan KH A. Baidhowi atau Gus Dhowi. Ketiganya adalah cucu dari KH Hasyim Asyari.  Ada pula ...